Ende, NTTInvestigasi.com – Kepedulian terhadap korban bencana gempa bumi di Pulau Flores kembali ditunjukkan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ende.
Pengurus partai turun langsung menembus medan ekstrem dan wilayah terisolasi untuk menyalurkan bantuan bagi masyarakat di Desa Waka, Kecamatan Wewaria, Kamis (3/9/2026).
”Meskipun wilayahnya ekstrem dan terisolasi, kami tetap berupaya sampai di lokasi untuk langsung menyerahkan bantuan bagi masyarakat di Desa Waka,” ungkap Ketua DPC PKB Ende, Yulius Cesar Nonga.
Ia menegaskan, langkah turun tangan langsung ini dilakukan guna memastikan bantuan tepat sasaran serta menghindari potensi penyalahgunaan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Walaupun wilayahnya terisolasi, kami berkomitmen harus sampai di sana. Tidak peduli dengan akses terjal, tapi karena rasa kemanusiaan kami tetap tempuh untuk mengantar bantuan,” tutur pria yang akrab disapa Yoran tersebut.
Selain meringankan beban materi, aksi langsung ke lokasi ini juga dimanfaatkan pengurus partai untuk berbagi informasi, melihat kondisi riil di lapangan, serta mendengarkan secara langsung berbagai keluhan masyarakat terdampak.
Bantuan yang disalurkan meliputi beras, mi instan, telur, minyak goreng, sayur-sayuran segar, tikar, hingga selimut.
Paket logistik tersebut merupakan bantuan dari DPP PKB yang disalurkan melalui anggota DPR RI, Dipo Nusantara.
Sebagai struktur di tingkat kabupaten/kota, DPC PKB Ende bertugas memastikan penyaluran tersampaikan langsung kepada para korban bencana.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh warga setempat.
Salah seorang warga yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Waka, Karolus Carles Aryanto, menyampaikan ucapan terima kasih berlimpah atas kunjungan dan empati yang diberikan.
“Kami masyarakat tentu merasa senang ketika ada orang atau organisasi partai politik yang mau datang berkunjung dan memberikan bantuan di masa yang sulit ini.
Bagi kami ini bukan soal seberapa banyak bantuan yang diberikan, tetapi ketika ada yang datang ke Desa Waka dengan kondisi medan yang cukup sulit, itu luar biasa,” ujar Carles.
Ia memberikan apresiasi khusus kepada jajaran DPC PKB Ende. Menurutnya, perjalanan menuju Desa Waka dari desa induk Aemuri berjarak sekitar 17 kilometer dengan kondisi infrastruktur jalan yang sebagian besar masih berupa tanah dan sangat menantang.
Namun, berkat empati dan rasa kemanusiaan, para pengurus partai tetap hadir untuk berbagi kesusahan bersama warga.
Penulis: Teja Rango
Editor: Redaksi







