Nasib PPPK Kabupaten Ende Belum Pasti; Bupati Ragu Mampu Membayar

Avatar photo

- Editor

Senin, 6 Oktober 2025 - 09:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Ende Yoseph Benediktus Badeoda, foto istimewa

Bupati Ende Yoseph Benediktus Badeoda, foto istimewa

ENDE, NTTINVESTIGASI.COM – Kepastian nasib 847 tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) yang telah lulus seleksi di Kabupaten Ende, NTT, kembali menggantung.

Target pengangkatan yang sedianya direalisasikan pada 1 Oktober 2025 dipastikan meleset.

​Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ende saat ini mempertimbangkan ulang seluruh skema pengangkatan, baik Penuh Waktu maupun Paruh Waktu.

Keraguan ini muncul setelah Bupati Ende, Yoseph Benediktus Badeoda, secara terbuka menyatakan kekhawatiran Pemda terhadap kemampuan keuangan daerah tahun depan.

​Beban Keuangan Meningkat, Gaji PPPK Terancam

Dalam keterangannya usai memimpin apel di Kantor Bupati Ende, Senin (6/10/2025), Bupati Yoseph Benediktus Badeoda secara terus terang mengungkapkan kondisi anggaran yang kritis

Menurutnya, Pemkab berhati-hati agar tidak mengangkat pegawai yang gajinya tidak mampu dibayar oleh APBD.

“Kita lagi hitung-hitung juga ini, kita mau angkat mereka atau tunda, karena kita beban tahun depan terlalu banyak. Jangan-jangan kita tidak bisa bayar mereka,” ungkap Bupati Yoseph, menanggapi penundaan tersebut.

​Kekhawatiran utama Pemkab Ende adalah lonjakan kebutuhan anggaran yang harus dialokasikan untuk gaji dan tunjangan 847 pegawai baru ini, yang diyakini dapat membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di tahun 2026.

Target Meleset Akibat Kekurangan Anggaran TKD

​Bupati Yoseph membenarkan bahwa target awal pengangkatan, yaitu pada 1 Oktober 2025, tidak dapat terealisasi. Alasan spesifik penundaan ini adalah adanya kekurangan anggaran dari Transfer Ke Daerah (TKD).

​Kondisi keuangan ini memaksa Pemkab untuk mengevaluasi kembali skema pengangkatan PPPK Penuh Waktu dan Paruh Waktu.

Penundaan ini otomatis menambah ketidakpastian bagi 847 tenaga PPPK di Kabupaten Ende yang telah diumumkan lulus dan sempat mempersiapkan diri untuk mengikuti proses penandatanganan kontrak pada awal Oktober lalu.

Penulis : Teja Rango

Editor : Fidel Dari

Berita Terkait

Sat Pol PP Ende Gagalkan Pengiriman Sapi Ke Bogor dengan Logika Pengamatan
Diduga Keracunan MBG;14 Siswa SD di Ende Dilarikan Ke Rumah Sakit
Puluhan Hektar Sawah Terendam Banjir, Kades Tou Timur Desak Respon Cepat Pemkab dan Pemprov
Agen BRILink di Lembata Raup Keuntungan, Layani Ratusan Transaksi Tiap Bulan
Tolak Permintaan Kapolres Untuk Menemui Pendemo, Bupati Ende Sebut PMKRI Profokator
Pengerjaan Jalan Aspal Di Kampung Gubernur NTT Diduga Asal Jadi
Akses Toko Diblokir Material Batu, Pengusaha di Ende Polisikan Pelaku
Diperiksa Jaksa Terkait Dugaan Korupsi Berjamaah; Mantan Kadis PK Ende “Amnesia”
Berita ini 2,299 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:10 WITA

Sat Pol PP Ende Gagalkan Pengiriman Sapi Ke Bogor dengan Logika Pengamatan

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:20 WITA

Diduga Keracunan MBG;14 Siswa SD di Ende Dilarikan Ke Rumah Sakit

Rabu, 29 April 2026 - 18:01 WITA

Puluhan Hektar Sawah Terendam Banjir, Kades Tou Timur Desak Respon Cepat Pemkab dan Pemprov

Jumat, 17 April 2026 - 19:16 WITA

Agen BRILink di Lembata Raup Keuntungan, Layani Ratusan Transaksi Tiap Bulan

Senin, 13 April 2026 - 11:18 WITA

Tolak Permintaan Kapolres Untuk Menemui Pendemo, Bupati Ende Sebut PMKRI Profokator

Berita Terbaru

Kantor Utama Bank NTT/Foto: Istimewa

Daerah

RUPS Bank NTT; Ini Agenda Penting 21 Kepala Daerah Se NTT

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:24 WITA