Ende, nttinvestigasi.com -Sebanyak empat belas (14) siswa SDK St. Theresia Ende 3, Ende NTT diduga keracunan makanan.
Kejadian itu berlangsung pada Senin, 11 Mei 2025, usai mengkonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG)
Kepala SDK Santa Theresia Ende 3, Vinsensius Banggo yang ditemui media di ruangan kerjanya, Selasa 12 Mei 2026 mengatakan, dari jumlah tersebut, 4 orang diantaranya siswa perempuan dari dua kelas yakni siwa kelas 1 sebanyak 9 orang, dan kelas 3 sebanyak 5 orang.
“Kemarin setelah kejadian muntah di sekolah dan di sampaikan oleh orang tua, kami bersama tim dari SPPG Potulando, langsung menuju rumah sakit, guna mengkroscek kondisi siswa” Jelasnya
Kata Vinsensius, sebagian dari siswa tersebut dirawat di beberapa fasilitas kesehatan dalam kota Ende dan sebagian lainnya dirawat oleh orangtua.
“4 orang dirawat di rumah sakit umum Daerah Ende, 4 di rumah sakit Muhammadiyah dan 1 siswa di klinik Depores Ponegoro, perawatan mandiri dirumah masing – masing”ungkapnya.
Namun Vinsensius menjelaskan, pihaknya tidak bisa memastikan penyebab dari kejadian itu sebab harus menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari dinas kesehatan kabupaten Ende
“Kalau soal itu kita belum tahu apakah penyebabnya dari MBG atau hal lain, kita tunggu saja hasil pemeriksaan laboratorium dari dinas kesehatan, ” terangnya
Di lain sisi, Vinsensius mengaku, terkait peristiwa itu pihak SPPG Potulando bertanggung jawab dengan membayar biaya perawatan kesehatan seluruh siswa.
Pihaknya kini mengambil langkah pemberhentian sementara Pendistribusian Makanan dari SPPG Potulando selama seminggu kedepan.
“Mulai hari ini sampai 1 Minggu kedepannya kami hentikan sementara sambil berkomunikasi dengan pihak – pihak terkait, seperti, kecamatan ataupun pemerintah daerah, ” Imbuh Vinsensius
Sementara itu pihak SPPG Potulando yang didatangi awak media hingga dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp maupun telepon belum memberikan keteranga/***
Penulis : Teja Rango
Editor : Redaksi






