Petani Tou Timur Gagal Panen, Thomas Desak Respon Cepat Pemda

Avatar photo

- Editor

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, NTTInvestigasi.com – Gagal panen menghantui Petani di Desa Tou Timur, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Ende NTT, usai banjir pada 28 April 2026 yang merendam tanaman padi milik mereka.

Menanggapi musibah itu, Anggota DPRD Kabupaten Ende, Thomas Aquino Batha, melayangkan desakan keras kepada Pemerintah Daerah untuk segera bersikap.

Kepada media ini, Kamis ​(7/05/2026) Thomas mengaku prihatin atas nasib warga yang kini terjepit kesulitan ekonomi akibat gagal panen massal tersebut. Dia bahkan terjun langsung ke lokasi sebanyak dua kali.

Katanya, luapan kali merendam sedikitnya 100 hektar persawahan. Dari jumlah tersebut, 50 hektar dipastikan rusak total dan tidak dapat diselamatkan.​

“Padi yang terendam banjir itu rasanya sudah berubah, tidak layak konsumsi apalagi dijual. Di Dusun Mulawatu Baru, padi adalah napas ekonomi warga. Jika panen gagal, dari mana mereka mendapat uang untuk biaya sekolah anak dan kebutuhan hidup?” ujar Thomas.

Politisi Nasedem ini mendesak, perhatian serius dari Pemkab Ende dengan mendistribusikan bantuan cadangan beras pemerintah sebagai solusi jangka pendek. Pasalnya, padi milik warga yang tersisa sudah membusuk dan tidak layak konsumsi.

Selain itu, dia juga mendesak agar Bupati Ende segera mengalokasikan anggaran khusus untuk normalisasi kali dan pembangunan bronjong.​

“Kejadian ini bukan baru kali ini, tapi sudah rutin terjadi selama kurang lebih tiga tahun. Saya berharap tahun ini Pemda segera eksekusi anggaran untuk normalisasi dan brojongnisasi. Jangan biarkan masyarakat terus dihantui banjir setiap kali hujan turun,” tegasnya.

Penulis : Tedja Rango

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pembangunan Jalur Treakking Diduga Dikorupsi, Masyarakat Desa Woloara Laporkan Ke Inspektorat Dan Kejari Ende
Bupati Ende ; Secanggi Apapun Sistem Teknologi Perhubungan, Integritas Manusia Tetap Menjadi Ujung Tombak
Diduga Korupsi Bantuan Kapal Ikan Untuk  Pemda Ende, Oknum Pejabat Kemensos Ditetapkan Tersangka
Rayakan HARHUBNAS Ke 55 Tahun, Dinas Perhubungan Ende Gelar Kegiatan Donor Darah
Dinas Perhubungan, Dan Sejumlah Instansi Pemerintah Bersihkan Sampah Sepanjang Pantai Ende Nda’o
Peringati Hari Perhubungan Nasional, Sejumlah OPD Di Ende Dan Lembaga Vertikal Gelar Jalan Sehat Bersama
Jelang HARHUBNAS, Dishub Ende Dan NTT Berkolaborasi Gelar Sejumlah Kegiatan
Kejari Ende Tingkatkan Status Dugaan Korupsi di Dinas PK, Tersangka Belum Ditetapkan

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:51 WITA

Pembangunan Jalur Treakking Diduga Dikorupsi, Masyarakat Desa Woloara Laporkan Ke Inspektorat Dan Kejari Ende

Kamis, 17 September 2026 - 12:46 WITA

Bupati Ende ; Secanggi Apapun Sistem Teknologi Perhubungan, Integritas Manusia Tetap Menjadi Ujung Tombak

Rabu, 16 September 2026 - 04:00 WITA

Diduga Korupsi Bantuan Kapal Ikan Untuk  Pemda Ende, Oknum Pejabat Kemensos Ditetapkan Tersangka

Senin, 14 September 2026 - 19:51 WITA

Rayakan HARHUBNAS Ke 55 Tahun, Dinas Perhubungan Ende Gelar Kegiatan Donor Darah

Jumat, 11 September 2026 - 07:41 WITA

Peringati Hari Perhubungan Nasional, Sejumlah OPD Di Ende Dan Lembaga Vertikal Gelar Jalan Sehat Bersama

Berita Terbaru