ENDE, NTTINVESTIGASI.COM – Menjelang hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah dan perayaan Paskah 2026, Satuan Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah IV Nusa Tenggara Timur (NTT) memperkuat kesiapsiagaan di jalur-jalur rawan.
Berbagai sarana pendukung disiapkan untuk menjamin kelancaran arus mudik dan balik bagi para pengguna jalan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wilayah 4.2 Satker PJN, Sanif, mengatakan bahwa penyediaan alat berat merupakan langkah krusial untuk mengantisipasi potensi hambatan di jalur nasional, terutama yang diakibatkan oleh faktor alam.
Sanif menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan sejumlah armada berat di titik-titik strategis.Sarana yang disiapkan meliputi:Dump Truck, Loader dan Excavator.
”Persiapan alat berat ini adalah langkah antisipasi agar para pengguna jalan tidak terhambat jika terjadi bencana, baik itu tanah longsor maupun gangguan teknis lainnya di sepanjang jalur,” ujar Sanif saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (17/3/2026).
Mengingat cuaca di wilayah NTT, khususnya Kabupaten Ende, yang belakangan ini sering dilanda hujan lebat dan angin kencang, pihak PJN fokus pada upaya pencegahan dini.
Upaya ini mencakup pembersihan drainase serta kesiapan personel untuk menangani pohon tumbang yang dapat menutup akses jalan.
Selain armada fisik, Satker PJN Wilayah IV juga menyediakan prasarana pendukung lainnya untuk melayani masyarakat, di antaranya: Posko Layanan Kedaruratan: sebagai tempat bagi masyarakat untuk beristirahat atau melaporkan kondisi jalan.
Selain itu, Satker PKN IV juga menyiapkan saluran komunikasi cepat untuk penanganan darurat di lapangan. Juga tenaga pendukung sebagai tim reaksi cepat yang disebar di berbagai titik jalur nasional.
”Kami juga mendirikan berbagai posko agar masyarakat yang melintas bisa menyampaikan informasi atau pun keluhan secara langsung kepada petugas yang ada di lapangan,” tambah Sanif.
Menutup keterangannya, Sanif mengimbau seluruh masyarakat, baik pengguna kendaraan bermotor maupun pejalan kaki, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan.
Keselamatan diharapkan menjadi prioritas utama bagi semua pemudik yang akan merayakan hari raya di kampung halaman.
Penulis : Teja Rango
Editor : Redaksi






