Ajak Diskusi Dengan Bupati; DPRD Ende Malah Ricuh

Avatar photo

- Editor

Senin, 24 Maret 2025 - 12:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana ricuh di ruangan transit DPRD Ende/Foto: TR

Suasana ricuh di ruangan transit DPRD Ende/Foto: TR

Ende,ntt-investigasi.com-Suasana ricuh terpantau dari Ruangan transit Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ende. .

Kericuhan berlangsung usai DPRD Ende menggelar Rapat Paripurna II masa persidangan II, dan hendak mengajak Bupati Ende, Yoseph Benediktus Badeoda (YBB) untuk berdiskusi di ruangan transit. Senin (24/03/2025).

Sebelum berdiskusi suasana menjadi ricuh. Beberapa oknum anggota DPRD Ende terdengar melontarkan kata dengan nada tinggi.

Keributan diduga bermula saat salah satu anggota DPRD, Mahmud Djegha tidak ingin masuk ke ruangan transit.

Sementara Bupati Ende, YBB menyatakan tidak ingin berdiskusi jika Anggota DPRD Ende, Mahmud Djegha tidak terlibat dalam diskusi.

Baca Juga:  Amankan ETMC, Dishub Ende Kerahkan 45 ASN; Siap Tambah Kekuatan di Babak 16 Besar

Mahmud, tiba-tiba didatangi anggota DPRD Ende, Yohanis Marianus Kota, yang memintanya dirinya untuk masuk ke ruangan.

Karena tidak ingin masuk, Mahmud akhirnya beranjak untuk pulang.

Saat hendak pulang, Mahmud kembali diajak anggota DPRD Ende, Megi Siga Sare, yang juga meminta dirinya untuk masuk.

Mahmud yang akrab disapa Bento ini tetap ingin pulang, dan segera masuk ke mobilnya.

Beberapa waktu kemudian, Bupati Ende, YBB keluar dan mengajaknya untuk masuk ke ruangan transit.

Dengan berbagai alasan Mahmud pun tetap menolaknya.

Baca Juga:  Koalisi Lawan Ketidakadilan dan Korupsi Indonesia Sebut Proyek SDK Wolokota Murni Tindak Pidana Korupsi

Karena berulang – ulang dipanggil oleh Bupati YBB, akhirnya Mahmud luluh dan mengindahkan permintaan Bupati.

Setelah Mahmud memasuki ruangan, seketika itu, suasana menjadi ribut dan saling melempar kata dengan nada tinggi antara sesama anggota DPRD dalam ruangan tersebut.

Sejumlah anggota DPRD tampak saling melerai, namun awak media yang berusaha merengsek masuk tidak diperkenankan karena pintu ruangan transit langsung ditutup.

Belum diketahui pasti penyebab kegaduhan tersebut. Beberapa anggota DPRD Ende yang hendak dikonfirmasi media pun enggan memberi penjelasan/***

Penulis : Tedja Rango

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Petani Tou Timur Gagal Panen, Thomas Desak Respon Cepat Pemda
Puluhan Hektar Sawah Terendam Banjir, Kades Tou Timur Desak Respon Cepat Pemkab dan Pemprov
Pemblokiran Tempat Usaha Tindakan Tidak Benar; Bupati Minta Polres Ende Selesaikan
Antisipasi Longsor Jelang Idul Fitri dan Paskah, Satker PJN Wilayah IV NTT Siagakan Alat Berat
UNIFLOR Ende Gelar “Symphony Natal”: Paduan Suara dan Donor Darah Dibalut Semangat Toleransi
Amankan ETMC, Dishub Ende Kerahkan 45 ASN; Siap Tambah Kekuatan di Babak 16 Besar
Dua RSUD di Maumere Ketiadaan Dokter Obgyn, Pasien “Terpaksa” Rujuk Ke luar Daerah
HUT ke 80; RRI Ende Gelar Aksi Penghijauan Daerah Aliran Sungai
Berita ini 2,016 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:03 WITA

Petani Tou Timur Gagal Panen, Thomas Desak Respon Cepat Pemda

Rabu, 29 April 2026 - 18:01 WITA

Puluhan Hektar Sawah Terendam Banjir, Kades Tou Timur Desak Respon Cepat Pemkab dan Pemprov

Senin, 30 Maret 2026 - 21:43 WITA

Pemblokiran Tempat Usaha Tindakan Tidak Benar; Bupati Minta Polres Ende Selesaikan

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:23 WITA

Antisipasi Longsor Jelang Idul Fitri dan Paskah, Satker PJN Wilayah IV NTT Siagakan Alat Berat

Jumat, 19 Desember 2025 - 19:19 WITA

UNIFLOR Ende Gelar “Symphony Natal”: Paduan Suara dan Donor Darah Dibalut Semangat Toleransi

Berita Terbaru