Pasca Insiden MBG di SDK St. Theresia Ende 3, Yayasan Arruman Mat Sabah Tunjukkan Tanggung Jawab Penuh dan Minta Maaf

Avatar photo

- Editor

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIC Yayasan Arruman Mat Sabah, PD Indrianto Pramantara/Foto:Tedja

PIC Yayasan Arruman Mat Sabah, PD Indrianto Pramantara/Foto:Tedja

Tanggung jawab yayasan tidak berhenti di meja administrasi rumah sakit. Pihak manajemen juga aktif melakukan kunjungan door-to-door ke rumah para siswa yang telah dipulangkan untuk memastikan kondisi kesehatan mereka benar-benar pulih.

Dalam kunjungan tersebut, pihak yayasan membawa “buah tangan” berupa vitamin dan buah-buahan seperti anggur, jeruk, dan susu. Langkah ini diambil untuk memberikan dukungan moril sekaligus mempercepat masa pemulihan siswa.

Selain itu, gunamenunjukkan keseriusan dalam menjaga kualitas program MBG ke depan, Yayasan Arruman Mat Sabah mengambil keputusan besar dengan menghentikan sementara seluruh aktivitas distribusi makanan di 14 titik mulai Selasa (12/5).

“Kami pilih fokus pada kesembuhan anak-anak terlebih dahulu. Selain itu, kami sedang melakukan evaluasi internal yang menyeluruh, baik di tingkat yayasan maupun di manajemen SPPG Potulando,” tambah Indrianto.

Indrianto juga memastikan akan intens melakukan sosialisasi secara humanis bagi guru dan siswa untuk melakukan pencegahan dini sebelum mengkonsumsi menu yang diterima nantinya.

Menutup keterangannya, Indrianto secara terbuka menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh orang tua siswa dan keluarga besar SDK St. Theresia Ende 3 atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang ditimbulkan dari insiden ini.

Langkah responsif dan transparan yang ditunjukkan Yayasan Arruman Matsabah ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak sebagai standar tanggung jawab pengelola dalam menjalankan program strategis nasional seperti Makanan Bergizi Gratis.

Saat ini, semua pihak masih menunggu hasil resmi pemeriksaan laboratorium dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ende untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.

Sementara salah seorang orang tua murid dari Siswa SDK St. Theresia Ende 3, berinisial SL mengaku terkejut dengan kejadian itu, sebab menurut pengamatannya menu yang disiapkan pihak pengelola belakangan cukup bagus dan higienis.

Dia berharap kejadian itu menjadi evaluasi  dan pembelajaran bagi pihak pengelola agar hal serupa tidak terulang di kemudian hari/***

Penulis: Tedja Rango

Editor: Redaksi

Berita Terkait

Targetkan PON 2028, PERTINA Ende Utus 4 Petinju di Ajang Piala Rektor UPGRI 1945 Kupang​
Mentri Sosial Gus Ipul Apreasiasi Antusias Masyarakat NTT Dalam Merayakan Harla Pancasila
RUPS Bank NTT; Ini Agenda Penting 21 Kepala Daerah Se NTT
Bupati Ende Pastikan Bronjong di Tou Timur Rampung Tahun Ini
Petani Tou Timur Gagal Panen, Thomas Desak Respon Cepat Pemda
Puluhan Hektar Sawah Terendam Banjir, Kades Tou Timur Desak Respon Cepat Pemkab dan Pemprov
Pemblokiran Tempat Usaha Tindakan Tidak Benar; Bupati Minta Polres Ende Selesaikan
Antisipasi Longsor Jelang Idul Fitri dan Paskah, Satker PJN Wilayah IV NTT Siagakan Alat Berat
Berita ini 817 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:15 WITA

Targetkan PON 2028, PERTINA Ende Utus 4 Petinju di Ajang Piala Rektor UPGRI 1945 Kupang​

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:50 WITA

Mentri Sosial Gus Ipul Apreasiasi Antusias Masyarakat NTT Dalam Merayakan Harla Pancasila

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:24 WITA

RUPS Bank NTT; Ini Agenda Penting 21 Kepala Daerah Se NTT

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:50 WITA

Pasca Insiden MBG di SDK St. Theresia Ende 3, Yayasan Arruman Mat Sabah Tunjukkan Tanggung Jawab Penuh dan Minta Maaf

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:03 WITA

Petani Tou Timur Gagal Panen, Thomas Desak Respon Cepat Pemda

Berita Terbaru

Kantor Utama Bank NTT/Foto: Istimewa

Daerah

RUPS Bank NTT; Ini Agenda Penting 21 Kepala Daerah Se NTT

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:24 WITA