Ende, NTTInvestigasI.com — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa Flores terus datang dari berbagai pihak. Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Surabaya, sebagai organisasi Konsultan Pajak di Indonesia bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT) dan KADIN Ende menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada warga terdampak gempa di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.
Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang masih menghadapi dampak bencana gempa bumi yang melanda Pulau Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Pasca-gempa, masyarakat tidak hanya menghadapi kerusakan rumah dan sejumlah fasilitas pelayanan publik, tetapi juga dampak psikologis serta terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi. Gempa susulan yang masih terjadi turut membuat sebagian warga merasa khawatir untuk kembali menjalankan aktivitas secara normal.
Kondisi tersebut mendorong IKPI Cabang Surabaya bersama KADIN NTT dan KADIN Ende untuk ikut berkontribusi melalui penyaluran bantuan kebutuhan dasar kepada masyarakat.
Pengurus IKPI Cabang Surabaya, Ferry Vincentius, mengatakan bantuan yang disalurkan berupa beras, mi, dan terpal. Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat di dua lokasi di Kabupaten Ende.
“Bantuan yang kami salurkan berupa beras, mi, dan terpal. Hari ini kami membagikan sebanyak 50 paket di dua titik, yaitu RT 13/03, Potu, Kelurahan Onekore, Kecamatan Ende Tengah, serta warga RT 003/004, Kelurahan Tetandara, Kecamatan Ende Selatan,” ujar Ferry kepada media, Selasa (1/9/2026).
Ferry menjelaskan, bantuan tersebut merupakan hasil donasi IKPI Cabang Surabaya yang disalurkan melalui kerja sama dengan KADIN NTT dan KADIN Ende.
Selain menyerahkan bantuan, Ferry bersama tim juga mengunjungi langsung lokasi terdampak untuk melihat kondisi masyarakat di lapangan.
“Saya ditunjuk oleh pengurus IKPI Cabang Surabaya untuk melihat kondisi sekaligus menyampaikan langsung bantuan kepada saudara-saudara kita yang terdampak. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban mereka,” katanya.
KADIN Ende Fasilitasi Penyaluran Bantuan
Wakil Ketua KADIN Ende, Andy Wijaya, mengatakan KADIN Ende mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan yang ditujukan bagi masyarakat terdampak bencana.
Menurutnya, KADIN di tingkat kabupaten memiliki peran untuk membantu memfasilitasi proses penyaluran bantuan agar dapat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Kami tentu mendukung, terlebih kegiatan ini berkaitan dengan persoalan kemanusiaan. Sebagai pengurus di tingkat kabupaten, kami berperan sebagai fasilitator, termasuk membantu mendata masyarakat terdampak serta menentukan titik-titik penyaluran sehingga pendistribusian bantuan dapat berjalan lebih efektif,” jelas Andy.
Ia menambahkan, KADIN Ende akan terus berupaya mendukung penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak, baik yang berasal dari internal organisasi maupun melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Kami akan terus mendukung upaya penyaluran bantuan, termasuk melalui kerja sama dengan pihak-pihak yang memiliki kepedulian dan empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana,” tambahnya.
Warga: Gempa Susulan Masih Menimbulkan Trauma
Sementara itu, salah seorang warga Kelurahan Onekore, Monika Magdalena Naga, mengatakan aktivitas masyarakat masih terganggu akibat gempa susulan yang terjadi.
“Adanya gempa susulan membuat kami trauma dan ketakutan. Kondisi ini tentu memengaruhi aktivitas dan perekonomian keluarga, baik yang dilakukan di dalam maupun di luar rumah,” ungkap Monika.
Ia menyampaikan apresiasi kepada IKPI dan KADIN yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada IKPI dan KADIN yang telah membantu. Meskipun bantuan ini sederhana, bagi kami sangat berarti dan setidaknya dapat memberikan manfaat serta meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana,” pungkasnya.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara organisasi profesi, dunia usaha, dan masyarakat dalam membantu warga yang masih menghadapi dampak bencana gempa di Flores, khususnya di Kabupaten Ende.
Penulis: Tedja Rango
Editor: Redaksi







