KUPANG,narasintt.com – Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Cabang Ende resmi menerjunkan empat atlet terbaiknya untuk berlaga dalam turnamen Piala Rektor UPGRI 1945 di Kupang.
Ajang ini sekaligus menjadi ajang pemanasan dan persiapan serius menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mendatang.
Ketua Pertina Cabang Ende, Emanuel Gunawan, ST, menyatakan rasa optimisnya bahwa para atlet asal Bumi Pancasila ini mampu mengamankan kemenangan di beberapa kelas yang dipertandingkan.
”Kami yakin akan memenangkan beberapa kelas, karena anak-anak sudah berlatih intensif kurang lebih tiga bulan sebelum bertolak ke Kupang untuk berlaga,” ujar pria yang akrab disapa Tody tersebut kepada media di Penfui, Kupang, Rabu (3/6/2026).
Keempat petinju Ende yang turun gelanggang berasal dari sasana yang berbeda-beda, di antaranya;
Alfrejan Kota Beo dari Sasana Kalimati Boxing Camp Ende yang akan bertanding di kelas 46-48 kg melawan Lukas Mundo Ovo dari Sasana Los Palos Boxing Camp, Timor Leste.
Calvin Cladio Djohan dari Sasana Boanawa Ende, yang akan bertanding di kelas 57-60 kg melawan petinju dari Sasana UPG 1945 Boxing Camp.
Kison Kogoya dari asana UKM Universitas Flores yang akan berhadapan dengan petinju dari Naikolan Boxing Camp Kupang di kelas berat 80-86 kg.
Serta, Ferdinandus Djuma dari Sasana Wonga Kengo Boxing Camp yang saat ini masih menanti hasil undian dan petunjuk teknis dari panitia pelaksana.
Tody menegaskan bahwa meski berangkat dengan berbagai keterbatasan, semangat juang para atlet tidak surut. Ia menilai kualitas petinju di Pulau Flores, khususnya dari Cabang Ende, saat ini masih memiliki keunggulan kompetitif dibanding daerah lainnya.
”Untuk atlet tinju di Pulau Flores saat ini, Pertina Cabang Ende memiliki petinju-petinju yang sangat baik. Kami akan berupaya semaksimal mungkin sebagai langkah awal menuju PON nanti,” tegasnya.
Dukungan Administrasi dan Harapan Masyarakat
Keberangkatan tim ini telah mengantongi rekomendasi resmi dari KONI Ende.
Khusus untuk Sasana UKM Universitas Flores, mereka membawa dua surat rekomendasi, yakni dari KONI dan Pertina Ende, sesuai dengan regulasi panitia Pertina NTT yang memberikan ruang bagi atlet untuk membawa nama sasana sekaligus daerah.
Turnamen bergengsi ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 4 hingga 10 Juni 2026 bertempat di Gedung Olahraga (GOR) Flobamora, Kupang.
Di akhir keterangannya, Emanuel berharap adanya dukungan moril dari Pemerintah Daerah Kabupaten Ende serta doa dari seluruh masyarakat agar para atlet dapat memberikan hasil terbaik bagi daerah/***







