Pemblokiran Tempat Usaha Tindakan Tidak Benar; Bupati Minta Polres Ende Selesaikan

Avatar photo

- Editor

Senin, 30 Maret 2026 - 21:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Ende, Yoseph Benediktus Badeoda/foto:FD

Bupati Ende, Yoseph Benediktus Badeoda/foto:FD

Ende, NTTInvestigasi.com – Menanggapi persoalan pemblokiran tempat usaha milik Fredy Hartono Cristian yang beralamat di jalan Kelimutu, RT/RW 024/008, Kecamatan Ende Tengah, Bupati Ende, Yoseph Benediktus Badeoda meminta Polres Ende untuk menyesaikannya.

Hal itu disampaikan, Badeoda Usai melantik pejabat eselon II, di aula garuda, Senin (30/03/2026).

Kepada awak media, Ia menjelaskan, sebagai Bupati pihaknya akan berkoordinasi dengan Kapolres untuk menyelesaikan persoalan itu.

“Saya akan berkoordinasi dengan Kapolres untuk urus itu, tolong para pihaknya dipanggil untuk diselesaikan dengan baik” ungkap Bupati.

Lanjutnya, pemblokiran dengan material batu merupakan tidakan yang tidak benar, karena pihak penyewa masih memiliki hak atas objek sengketa tersebut sampai selesai masa kontrak.

“Jika ini dibiarkan maka pihak penyewa akan merasa terganggu dan dirugikan, sehingga saya berharap pihak kepolisian untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut” Pungkasnya.

Bupati berharap agar persoalan tersebut diselesaikan dengan kepala dingin dan duduk bersama antara kedua belah pihak.

Untuk diketahui berdasarkan Salinan Putusan Perkara Perdata Gugatan Nomor : 20/Pdt.G/2020/PN End, maupun Salinan Putusan Perkara Perdata Banding Nomor : 111/PDT/2021/PT KPG, menerangkan pihak penyewa masih berhak menguasai objek tersebut sampai masa kontrak berakhir.

Penulis : Teja Rango
Editor : Fide Dari

Berita Terkait

Diduga Korupsi Bantuan Kapal Ikan Untuk  Pemda Ende, Oknum Pejabat Kemensos Ditetapkan Tersangka
Rayakan HARHUBNAS Ke 55 Tahun, Dinas Perhubungan Ende Gelar Kegiatan Donor Darah
Dinas Perhubungan, Dan Sejumlah Instansi Pemerintah Bersihkan Sampah Sepanjang Pantai Ende Nda’o
Skandal Pengadaan di Dinas PK Ende, 329 Paket Proyek 2024 Mulus Tanpa Kontrak
Puluhan Hektar Sawah Terendam Banjir, Kades Tou Timur Desak Respon Cepat Pemkab dan Pemprov
Sembilan Bulan Dilaporkan, Dugaan Korupsi SDK di Ende Masih Dalam Penyelidikan Kejaksaan
Aroma Dugaan KKN Dinas PK Ende Menguat, Pejabat Pengadaan Mengaku Tidak Menyiapkan Dokumen PL
Skandal Proyek SDK Wolokota Jadi “Pintu Masuk” Kejari Ende, Total Dugaan Korupsi di Dinas PK Siap Dibongkar​

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 04:00 WITA

Diduga Korupsi Bantuan Kapal Ikan Untuk  Pemda Ende, Oknum Pejabat Kemensos Ditetapkan Tersangka

Sabtu, 12 September 2026 - 08:36 WITA

Dinas Perhubungan, Dan Sejumlah Instansi Pemerintah Bersihkan Sampah Sepanjang Pantai Ende Nda’o

Jumat, 4 September 2026 - 07:40 WITA

Skandal Pengadaan di Dinas PK Ende, 329 Paket Proyek 2024 Mulus Tanpa Kontrak

Rabu, 29 April 2026 - 18:01 WITA

Puluhan Hektar Sawah Terendam Banjir, Kades Tou Timur Desak Respon Cepat Pemkab dan Pemprov

Kamis, 9 April 2026 - 10:02 WITA

Sembilan Bulan Dilaporkan, Dugaan Korupsi SDK di Ende Masih Dalam Penyelidikan Kejaksaan

Berita Terbaru