Miris, Ibu Melahirkan Dilayani Dengan Buruk di PKM Ria Raja; Ini Kronologisnya

Avatar photo

- Editor

Kamis, 11 Juli 2024 - 19:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejadian itu juga sudah dilaporkannya kepada kepala Dinas kesehatan kabupaten Ende. “Saya sudah meceritakan kejadian itu melalui Via Whatshapp kepeda dr.Aries yang merupakan Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Ende.”ujarnya.

Dia berharap pemerintah darerah khususnya Dinas Kesehatan bisa merespon dengan cepat agar kedepan tidak terjadi pada masyarakat lain yang datang meminta pertolongan.

Terpisah, pasien atas nama Margaretha Dari Lowa yang mengalami kejadian ini, menceritakan bahwa kronologi kejadiannya.

Mereka masuk tanggal 2 juli 2024 pukul 21.15 WITA, para bidan melakukan pemeriksaan dan tindakan kurang lebih pukul 21.20 WITA.

Lanjutnya, hasil pemeriksaan diketahui bahwa sudah saatnya melahirkan dan posisi bayi dalam kandungan sudah siap.Proses pemeriksaan belanjut dengan pergantian bidan, namun hanya karena pasien tidak melakukan pemeriksaan USG maka para bidan yang melakukan pemeriksaan itu bingung dengan posisi bayi, dan disuruh untuk segera melakukan USG.

Berdasar rekomendasi ini dirinya kemudian melakukan USG dan saran dokter untuk segera ke rumah sakit. Dia bersama keluarganya kemudian menuju ke RSUD ende.

Alhasil Bayi berhasil diselamatkan dengan Operasi, kendati kondisi Bayi tidak sehat dan dengan memar di kepala bayi.

Kata dia, pemeriksaan yang dilakukan di puskesmas itu sangat berbeda dengan yang dilakukan bidan di Rumah sakit (Red: sangat privasi jadi tidak di sampaikan) namun pada akhirnya kalau kondisi bayi seperti itu berarti tindakan dipuskesmas yang kurang baik.

“Bayi saya setelah selesai operasi memar di kepala, padahal saya jaga dengan baik,”ungkapnya sembari menangis.

Sementara, hingga berita ini diterbitkan, Kadis Kesehatan Kabupaten Ende belum dikonfirmasi lebih lanjut/***TIM NTT Investigasi

Berita Terkait

Targetkan PON 2028, PERTINA Ende Utus 4 Petinju di Ajang Piala Rektor UPGRI 1945 Kupang​
Mentri Sosial Gus Ipul Apreasiasi Antusias Masyarakat NTT Dalam Merayakan Harla Pancasila
RUPS Bank NTT; Ini Agenda Penting 21 Kepala Daerah Se NTT
Pasca Insiden MBG di SDK St. Theresia Ende 3, Yayasan Arruman Mat Sabah Tunjukkan Tanggung Jawab Penuh dan Minta Maaf
Bupati Ende Pastikan Bronjong di Tou Timur Rampung Tahun Ini
Petani Tou Timur Gagal Panen, Thomas Desak Respon Cepat Pemda
Puluhan Hektar Sawah Terendam Banjir, Kades Tou Timur Desak Respon Cepat Pemkab dan Pemprov
Pemblokiran Tempat Usaha Tindakan Tidak Benar; Bupati Minta Polres Ende Selesaikan
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:15 WITA

Targetkan PON 2028, PERTINA Ende Utus 4 Petinju di Ajang Piala Rektor UPGRI 1945 Kupang​

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:50 WITA

Mentri Sosial Gus Ipul Apreasiasi Antusias Masyarakat NTT Dalam Merayakan Harla Pancasila

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:24 WITA

RUPS Bank NTT; Ini Agenda Penting 21 Kepala Daerah Se NTT

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:50 WITA

Pasca Insiden MBG di SDK St. Theresia Ende 3, Yayasan Arruman Mat Sabah Tunjukkan Tanggung Jawab Penuh dan Minta Maaf

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:03 WITA

Petani Tou Timur Gagal Panen, Thomas Desak Respon Cepat Pemda

Berita Terbaru

Kantor Utama Bank NTT/Foto: Istimewa

Daerah

RUPS Bank NTT; Ini Agenda Penting 21 Kepala Daerah Se NTT

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:24 WITA