Pencairan Dana Proyek Sekolah di Ende Sudah Dilakukan Tapi Fisik Nol Persen Hingga Akhir Tahun; Siapa yang Salah?

Avatar photo

- Editor

Jumat, 28 Maret 2025 - 10:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Bangunan Sekolah Dasar di Desa Wolokota/Foto:Ntt Investigasi

Potret Bangunan Sekolah Dasar di Desa Wolokota/Foto:Ntt Investigasi

Sementara data yang dihimpun nttinvestigasi.com, dari BPKAD Ende, diketahui rekanan pada proyek ini telah menerima pencairan tahap satu (I) pada tanggal 20 September 2024 sebesar 30 Persen dengan nilai Rp. 27.600.000 (Dua Puluh Tujuh Juta Enam Ratus Ribu Rupiah) berdasar Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) nomor 53.08/04.0/000226/LS/1.01.2.22.0.00.02.0000/P1/9/2024.

Penelusuran lebih lanjut ntt investigasi menunjukan hal aneh pada mekanisme PHO dari paket pekerjaan ini. Sebab PHO sudah dilakukan pada tanggal 20 november 2024 atau dengan kata lain dua hari sebelum pekerjaan selesai.

Baca Juga:  Polsek Ndona Bagi Sembako Dari Hasil Kebun dan Imbau Warga Jaga Simkamtibmas

Dasar PHO pun tersirat melalui surat nomor 140/BA-PHO-Fisik-DAU.SG-PPK/XI/2024. meski pada lokasi pekerjaan yakni SDK Wolokota di Desa Wolokota Kecamatan Ndona, tidak adanya pekerjaan fisik dengan kata lain “nol besar” hingga Maret 2025.

Baca Juga:  Buntut Pencopotan Meteran,Pelanggan; Manajemen PERUMDA Ende Bobrok

Selain itu, informasi yang diterima media ini, terkait proyek ini bahwasannya beberapa hari lalu tepatnya pada tanggal 21 maret 2025 rekanan diduga mengantar material ke Desa Wolokota melalui Desa Reka pada malam hari.

Penulis : Tim

Editor : Redaksi NTT Investigasi

Berita Terkait

Puluhan Hektar Sawah Terendam Banjir, Kades Tou Timur Desak Respon Cepat Pemkab dan Pemprov
Akses Toko Diblokir Material Batu, Pengusaha di Ende Polisikan Pelaku
Diperiksa Jaksa Terkait Dugaan Korupsi Berjamaah; Mantan Kadis PK Ende “Amnesia”
Dugaan Mega Korupsi di Dinas PK Ende NTT
Dua RSUD di Maumere Ketiadaan Dokter Obgyn, Pasien “Terpaksa” Rujuk Ke luar Daerah
Buntut Pernyataan Bupati, Calon PPPK Ancam Gelar Aksi Besar di Kantor Bupati
Nasib PPPK Kabupaten Ende Belum Pasti; Bupati Ragu Mampu Membayar
Hasil Review Inspektorat di Dinas PK Ende; Bupati Tidak Ingin Bahayakan Diri Sendiri
Berita ini 7,633 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 18:01 WITA

Puluhan Hektar Sawah Terendam Banjir, Kades Tou Timur Desak Respon Cepat Pemkab dan Pemprov

Sabtu, 28 Maret 2026 - 21:36 WITA

Akses Toko Diblokir Material Batu, Pengusaha di Ende Polisikan Pelaku

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:09 WITA

Diperiksa Jaksa Terkait Dugaan Korupsi Berjamaah; Mantan Kadis PK Ende “Amnesia”

Sabtu, 1 November 2025 - 20:20 WITA

Dugaan Mega Korupsi di Dinas PK Ende NTT

Selasa, 28 Oktober 2025 - 22:17 WITA

Dua RSUD di Maumere Ketiadaan Dokter Obgyn, Pasien “Terpaksa” Rujuk Ke luar Daerah

Berita Terbaru