Puluhan Hektar Sawah Terendam Banjir, Kades Tou Timur Desak Respon Cepat Pemkab dan Pemprov

Avatar photo

- Editor

Rabu, 29 April 2026 - 18:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE,NTTTINVESTIGASI.COM- Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah utara Kabupaten Ende, NTT, dalam beberapa hari terakhir kembali memicu banjir dan merendam sawah milik warga.

Masyarakat petani di Desa Tou Timur, Kecamatan Kotabaru dilaporkan mengalami kerugian karena gagal panen, akibat banjir bandang pada Selasa (28/4/2026).

Kepala Desa Tou Timur, Sebastianus Laka menyebutkan bahwa pendataan sementara oleh pihaknya, terdapat sekitar 50 hektar sawah milik warga kini terendam total.

Baca Juga:  Gelar Operasi Tahan Barang Dagangan, PKL Nilai Sat Pol PP Berlebihan dan Tidak Adil

“Kemarin 28 April 2026 terjadi banjir bandang di area persawahan milik masyarakat, padahal padi – padi tersebut sudah siap panen. Akibatnya masyarakat mengalami kerugian” Jelas Kades e

Menurutnya, kejadian tersebut terus berulang dan persawahan warga menjadi langganan banjir tahunan sejak 2024 hingga 2026, karena ketiadaan tanggul pengaman areal persawahan.

Dia berharap adanya perhatian serius dari pemerintahan tingkat kabupaten maupun propinsi terhadap persoalan itu, demi menjamin ketersediaan pangan masyarakat.

Baca Juga:  Koalisi Lawan Ketidakadilan dan Korupsi Indonesia Sebut Proyek SDK Wolokota Murni Tindak Pidana Korupsi

“Sebagai kepala desa saya berharap bupati Ende, dan gubernur NTT segera mengambil langka – langka nyata sehingga peristiwa tersebut tidak terulang.

Kita butuh pembangunan bronjongnisasi di sepanjang area persawahan masyarakat agar masa depan pangan warga kami terjamin,” pungkasnya.​

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat setempat masih berupaya menyelamatkan sisa-sisa hasil tani yang bisa dibawa, sembari berharap cuaca ekstrem segera mereda.

Penulis : Teja Rango

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pemblokiran Tempat Usaha Tindakan Tidak Benar; Bupati Minta Polres Ende Selesaikan
Akses Toko Diblokir Material Batu, Pengusaha di Ende Polisikan Pelaku
Diperiksa Jaksa Terkait Dugaan Korupsi Berjamaah; Mantan Kadis PK Ende “Amnesia”
Dugaan Mega Korupsi di Dinas PK Ende NTT
Dua RSUD di Maumere Ketiadaan Dokter Obgyn, Pasien “Terpaksa” Rujuk Ke luar Daerah
Buntut Pernyataan Bupati, Calon PPPK Ancam Gelar Aksi Besar di Kantor Bupati
Nasib PPPK Kabupaten Ende Belum Pasti; Bupati Ragu Mampu Membayar
HUT ke 80; RRI Ende Gelar Aksi Penghijauan Daerah Aliran Sungai
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 18:01 WITA

Puluhan Hektar Sawah Terendam Banjir, Kades Tou Timur Desak Respon Cepat Pemkab dan Pemprov

Sabtu, 28 Maret 2026 - 21:36 WITA

Akses Toko Diblokir Material Batu, Pengusaha di Ende Polisikan Pelaku

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:09 WITA

Diperiksa Jaksa Terkait Dugaan Korupsi Berjamaah; Mantan Kadis PK Ende “Amnesia”

Sabtu, 1 November 2025 - 20:20 WITA

Dugaan Mega Korupsi di Dinas PK Ende NTT

Selasa, 28 Oktober 2025 - 22:17 WITA

Dua RSUD di Maumere Ketiadaan Dokter Obgyn, Pasien “Terpaksa” Rujuk Ke luar Daerah

Berita Terbaru

Uncategorized

Pengerjaan Jalan Aspal Di Kampung Gubernur NTT Diduga Asal Jadi

Kamis, 2 Apr 2026 - 13:46 WITA