ENDE,NTTTINVESTIGASI.COM- Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah utara Kabupaten Ende, NTT, dalam beberapa hari terakhir kembali memicu banjir dan merendam sawah milik warga.
Masyarakat petani di Desa Tou Timur, Kecamatan Kotabaru dilaporkan mengalami kerugian karena gagal panen, akibat banjir bandang pada Selasa (28/4/2026).
Kepala Desa Tou Timur, Sebastianus Laka menyebutkan bahwa pendataan sementara oleh pihaknya, terdapat sekitar 50 hektar sawah milik warga kini terendam total.
“Kemarin 28 April 2026 terjadi banjir bandang di area persawahan milik masyarakat, padahal padi – padi tersebut sudah siap panen. Akibatnya masyarakat mengalami kerugian” Jelas Kades e
Menurutnya, kejadian tersebut terus berulang dan persawahan warga menjadi langganan banjir tahunan sejak 2024 hingga 2026, karena ketiadaan tanggul pengaman areal persawahan.
Dia berharap adanya perhatian serius dari pemerintahan tingkat kabupaten maupun propinsi terhadap persoalan itu, demi menjamin ketersediaan pangan masyarakat.
“Sebagai kepala desa saya berharap bupati Ende, dan gubernur NTT segera mengambil langka – langka nyata sehingga peristiwa tersebut tidak terulang.
Kita butuh pembangunan bronjongnisasi di sepanjang area persawahan masyarakat agar masa depan pangan warga kami terjamin,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat setempat masih berupaya menyelamatkan sisa-sisa hasil tani yang bisa dibawa, sembari berharap cuaca ekstrem segera mereda.
Penulis : Teja Rango
Editor : Redaksi






