Harga Cengkeh Menurun; Petani Nuabosi Merugi

Avatar photo

- Editor

Minggu, 20 Oktober 2024 - 23:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE,ntt-investigasi.com – Musim panen cengkeh bagi sebagian wilayah di NTT, kini sudah dimulai. Tak jarang petani cengkeh mempekerjakan orang lain dengan sistem upah harian.

Hal itu, lantaran untuk memperoleh hasil panen komoditas asli Indonesia yang kayak akan manfaat dan nilai ekonomis ini membutuhkan sejumlah proses yang melibatkan tenaga, uang dan waktu.

Baca Juga:  Satker PJN IV NTT Jamin Rasa Aman Pengguna Jalan; Hadirkan Posko Lengkap Dengan Call Center

Para petani, lazimnya memberi upah harian bagi pemetik cengkeh dengan kisaran Rp. 75.000 hingga Rp.100.000 dan masih mendapat keuntungan dari hasil jualnya, karena harga cengkeh per kilo cukup vantastis di pasaran.

Baca Juga:  Polres Ende Siap Tindak Lanjut Proyek SDK Wolokota, Masyarakat Beri Apresiasi

Namun, hal itu tidak bagi kalangan petani Cengkeh di Desa Ndetundora Kecamatan Ende, Kabupaten Ende NTT. Mereka mengaku merugi lantaran kini harga cengkeh kian menurun.

Berita Terkait

Diperiksa Jaksa Terkait Dugaan Korupsi Berjamaah; Mantan Kadis PK Ende “Amnesia”
Dugaan Mega Korupsi di Dinas PK Ende NTT
Dua RSUD di Maumere Ketiadaan Dokter Obgyn, Pasien “Terpaksa” Rujuk Ke luar Daerah
Buntut Pernyataan Bupati, Calon PPPK Ancam Gelar Aksi Besar di Kantor Bupati
Nasib PPPK Kabupaten Ende Belum Pasti; Bupati Ragu Mampu Membayar
HUT ke 80; RRI Ende Gelar Aksi Penghijauan Daerah Aliran Sungai
80 Tahun Belum Merdeka Dari Akses Jalan, Warga Desa di Ende Terpaksa Bertaruh Nyawa
Gandeng Masyarakat Polres Ende Kibarkan Bendera Merah Putih di Bukit Kezimara
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:09 WITA

Diperiksa Jaksa Terkait Dugaan Korupsi Berjamaah; Mantan Kadis PK Ende “Amnesia”

Sabtu, 1 November 2025 - 20:20 WITA

Dugaan Mega Korupsi di Dinas PK Ende NTT

Selasa, 28 Oktober 2025 - 22:17 WITA

Dua RSUD di Maumere Ketiadaan Dokter Obgyn, Pasien “Terpaksa” Rujuk Ke luar Daerah

Senin, 6 Oktober 2025 - 14:40 WITA

Buntut Pernyataan Bupati, Calon PPPK Ancam Gelar Aksi Besar di Kantor Bupati

Senin, 6 Oktober 2025 - 09:00 WITA

Nasib PPPK Kabupaten Ende Belum Pasti; Bupati Ragu Mampu Membayar

Berita Terbaru